Cari

Disoroti Mabes Polri, Malam-malam, Polda Sumut Datangi Rumah Pedagang Sayur yang Dianiaya Preman

Posted 12-10-2021 12:04  » Team Tobatimes
Foto Caption: Seorang anggota Polda Sumut tampak keluar dari dalam rumah pedagang, Senin (11/10/2021).

MEDAN - Kasus penganiayaan pedagang sayur bernama Liti Wari Iman Gea kini jadi sorotan.

Bukan hanya sorotan masyarakat, tapi juga sorotan Mabes Polri.

Sejak Liti Wari Iman Gea menjadi tersangka dalam kasus ini, polisi pun mendapat banyak kecaman.

Sejumlah pihak menilai, penetapan status tersangka terhadap Liti tidak tepat.

Sebab, Liti yang terekam dianiaya sejumlah pemuda malah jadi tersangka karena tuduhan menganiaya terduga preman.

Pascakasus ini jadi sorotan Mabes Polri, petugas Polda Sumut mendatangi rumah Liti di Jalan Persatuan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (11/10/2021) malam.

Amatan di lokasi, empat orang anggota Polda Sumut terlihat berdiskusi dengan keluarga Liti di ruang tamu.

Saat hendak diwawancara terkait kedatangannya ke rumah pedagang, keempat anggota kepolisian tersebut tidak mau menjawab.

"Iya dari Polda," kata seorang anggota Polda Sumut yang memakai kaca mata.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Aliyus Laia menyebutkan bahwa kedatangan empat orang anggota Polda Sumut tersebut hanya sekedar berkunjung.

"Kalau itu belum bisa kita ceritakan, hanya sekedar berkunjung saja," sebutnya.

Ia menjelaskan, pihak kepolisian yang datang juga menyampaikan beberapa saran terkait peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut.

Namun, ia mengaku akan membelajari saran dari pihak kepolisian itu terlebih dahulu.

"Kalau saran ada sih yang mereka sampaikan, tapi itu belum kami dalami. Mungkin nanti, setelah kita koordinasi ke sana, apakah memang benar sudah ditangani mereka, baru kita informasikan," pungkasnya.

Dikutip dari Tribun Medan