Cari

Mahasiswa Tenggelam Di Pangkodian Ditemukan Meninggal Dunia

Posted 22-02-2022 09:09  » Team Tobatimes
Foto Caption: Korban berhasil ditemukan Tim Basarnas Danau Toba dalam keadaan mrninggal dunia. Wahanews.co

TOBATIMES, TOBA - Mayat korban tenggelam di pantai Pangkodian telah ditemukan TIM Basarnas pagi ini sekira pukul 09.15 WIB.

Mayat berada di kedalaman 30 meter dan berjarak 25 meter dari posisi tergelincir korban.

Hal itu diungkap tim Humas Dinas Kominfo Kabupaten Toba. Saat berita ini dimuat, Tim Basarnas sedang melakukan penarikan mayat korban sesuai SOP.

“Informasi terkait mahasiswa yang tenggelam kemarin sore, tim BASARNAS pagi ini sekitar pkl 09.15 WIB telah menemukan mayat, dari kedalaman 30 m dan 25 meter dari lokasi tempat tergelincir nya korban.

Saat ini sedang dilakukan penarikan dan melakukan Tindaklanjut sesuai SOP TIM BASARNAS,” demikian keterangan tertulis Dinas Kominfo Kabupaten Toba, Senin (21/2/2022). 

Diberitakan sebelumnya, Polres Toba mengkonfirmasi kejadian korban tenggelam di pantai Pangkodian, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, Minggu (20/2/2022) sekira pukul 15.00 – 16.00 WIB.

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya,S.Ik, M.H, mengungkap identitas korban adalah Widodo Tambunan, Umur 25 tahun, Agama Kristen Protestan, Pekerjaan Wiraswasta, alamat Desa Parsambilan Napitupulu, Kecamatan Silaen, kab. Toba, Sumatera Utara.

Kronologis berawal sekira pukul 14 : 00 Wib saat korban bersama dengan 5 orang temannya berangkat dari parsambilan Dusun Napitupulu ke tempat wisata Pakkodian dengan mengendarai sepeda motor.

Selanjutnya korban dan rombongan masuk ke areal pantai Danau Toba untuk mandi mandi. Jarak mereka mandi dengan bibir pantai sekitar 50 meter.

Baca Juga Pasca Kejadian Korban Tenggelam di Pantai Pangkodian, Kegiatan Wisata Dihentikan Sementara

Kemudian, tiba tiba korban bermaksud kembali ke pantai, meninggalkan teman temannya. 

Dugaan sementara korban tergelincir dan masuk ketempat yang dalam dan berteriak minta tolong.

Salah seorang temannya berusaha menolong, namun tidak berhasil.

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya,S.Ik, M.H, berharap, insiden tenggelam ini menjadi pelajaran.

Agar lebih waspada dan selalu memantau aktifitas anak-anak dan anggota keluarga mereka saat berada di pinggir Danau Toba.

"Waspada dan kontrol kita kepada anak-anak dan keluarga yang mandi dan berenang di pinggiran Danau Toba untuk menjaga keselamatan keluarga kita saat berwisata", pesan Kapolres.

Dikutip dari Wahananews