Cari

Bupati Franc Tumanggor Uji Coba Unit Solar Dryer Dome, Ini Pesannya ke Petani

Posted 14-02-2022 23:01  » Team Tobatimes
Foto Caption: Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menguji coba pengoperasian mesin solar dryer dome atau unit pengering multi guna bahan pertanian di Desa Pardomuan, Kecamatan Kerajaan, Pakpak Bharat, Senin (14/2/2022).

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menguji coba pengoperasian mesin solar dryer dome atau unit pengering multi guna bahan pertanian di Desa Pardomuan, Kecamatan Kerajaan, Pakpak Bharat, Senin (14/2/2022).

Bupati berpesan kepada masyarakat petani di lokasi agar bisa bekerja lebih gigih dan semakin terpacu dalam usaha pertanian mereka.

"Saya ingin agar para petani kita bisa bangkit dan sejahtera, inti dari semua ini adalah kegigihan dari kita semua, mulailah bangun pukul 05.00 pagi, ke ladang pukul 06.00 dan pulang pukul 06.00 petang,"ujar Bupati.

Unit pengering ini merupakan hal baru di Kabupaten Pakpak Bharat.

Ke depannya akan dibangun unit pengering serupa di beberapa Kecamatan guna menunjang peningkatan produk pertanian.

"Saya harapkan supaya unit pengering yang sudah ada saat ini dapat dimanfaatkan dengan baik, rawat dan jaga, karena kita jugalah yang mempergunakan dan menikmati hasilnya,"kata dia.

Diketahui, solar dryer dome atau unit pengering multiguna adalah sebuah bangunan berbentuk kubah yang dirancang khusus untuk mampu menyerap energi panas matahari untuk dipergunakan dalam proses pengeringan produk pertanian.

Penggunaan unit solar dryer dome dinilai lebih efektif dibandingkan dengan mesin pengering lainnya karena penggunaan solar dryer dome hanya memanfaatkan sumber energi matahari yang tidak terbatas.

Diharapkan dengan pengoperasian unit ini dapat membantu para petani yang sering mengalami kendala dan kesulitan dalam proses pengeringan produk pertanian mereka terutama saat musim hujan tiba.

Dengan kapasitas hingga 10 ton dalam sekali proses pengeringan, waktu pengeringan yang lebih singkat yakni 2x 24, diyakini mampu menjawab salah satu masalah yang sering emnyulitkan para petani saat musim panen tiba.

"Mudah-mudahan dengan beroperasinya unit pengering ini bisa membantu para petani kita, utamanya saat musim penghujan seperti sekarang ini yang sangat merepotkan bagi para petani dan bisa mengakibatkan berkurangnya mutu dan kualitas produksi pertanian,"ujar Camat Kerajaan, Febriansyah Boangmanalu.

"Kita patut berbangga hati karena di Kecamatan Kerajaan dipilih sebagai percontohan pembangunan unit pengering ini. Semoga ke depan para petani kita semakin sejahtera, salut dan bangga dengan inisiasi bapak Bupati,"pungaksnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, Jabendeus Banjarnahor, menjelaskan beberapa kendala yang dihadapi masyarakat petani di Kabupaten Pakpak Bharat.

Di antaranya, saat proses pengeringan terkendala, pada akhirnya menyebabkan berkurangnya nilai jual di pasar.

Kemudian, manakala musim panen tiba bertepatan dengan musim hujan, pasti sangat merepotkan bagi para petani untuk proses pengeringannya.

Di samping itu juga, seringnya para petani mengeringkan produk pertanian dengan proses manual yang menyebabkan berkurangnya mutu dan kualitas produk.

"Dengan adanya unit pengering ini pastinya akan sangat membantu petani kita,"ujar Jabendius.

Dikutip dari Tribun Medan