Cari

Tunggul Siagian Terjun ke Sungai dan Hilang Bersama Mobilnya

Posted 07-02-2022 23:21  » Team Tobatimes

TOBATIMES, TOBA - Memasuki pencarian hari ketiga, Minggu (6/2) Basarnas Pos SAR Danau Toba masih melakukan upaya pencarian terhadap korban kecelakaan yang hilang di Jurang di Sungai Aek Ualu Sipege-pege, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Di mana satu unit mobil Mobil Grandmax jenis Pickup dengan nomor polisi BL 9448 BA yang dikemudikan Tunggul Siagian (60) warga Desa Dibanding, Kecamatan Nassau dilaporkan terjun bebas ke Jurang di Sungai Aek Ualu Sipege-pege Kecamatan Nassau Kabupaten Toba pada Jumat 04 Februari 2022 lalu.

Informasi dihimpun, kejadian bermula saat Tunggul Siagian hendak pulang menuju rumahnya dan mengendarai mobil tersebut seorang diri pada Jumat (4/2) sekitar pukul 14.30 WIB. Namun belum diketahui sebab yang pasti, tetiba korban bersama mobil yang dikendarai terjun bebas ke Jurang di Sungai Aek Ualu Sipege-pege itu. Mobil dan pengendaranya diduga jatuh ke jurang dengan kedalaman 50-70 meter.

Hingga pencarian hari ketiga hari ini, Basarnas Medan melalui Pos SAR Parapat Danau Toba terus melakukan upaya yang maksimal dalam melakukan pencarian korban. Personil Rescuer Pos SAR Parapat Danau Toba melakukan pencarian dengan menuruni tebing jurang menggunakan tali dengan sistem Lowering dan Lifting.

Pada Hari kedua Pencarian, Personil Rescuer Pos SAR Parapat Danau Toba menemukan Pecahan kaca, Belting mesin dan bekas goresan tanah diduga milik mobil yang jatuh ke jurang namun mobil dan korban belum diketemukan.

Minggu pagi hingga sore, tim kembali melanjutkan pencarian dengan menuruni tebing jurang menggunakan tali dengan sistem Lowering dan Lifting dan menggunakan alat Gancu yang digunakan untuk mengaitkan mobil.

Hasilnya, gancu tersangkut di dalam air yang diduga mobil dikarenakan sulit untuk ditarik. Derasnya arus sungai dan dalamnya jurang menyulitkan personil menjangkau permukaan sungai.

Selain itu tim SAR gabungan juga membantu melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang bibir tebing menuju hilir sungai dengan scouting darat dan memasang jaring di hilir sungai sejauh sekitar 5 KM dari LKP (Last Known Position).

Direncanakan Senin (7/2) tim SAR gabungan akan mendatangkan mobil Crane untuk membantu menarik Gancu/Jangkar yang tersangkut di bawah air dengan tetap dipandu oleh personil Rescuer Pos SAR Parapat dengan cara Lowering. 

Dikutip dari Newscorner.id