Cari

Tegang soal Ukraina, AS Imbau Warganya Jangan Pergi ke Rusia!

Posted 24-01-2022 16:56  » Team Tobatimes
Foto Caption: Konvoi kendaraan lapis baja Rusia di Crimea, yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014 lalu (AP Photo, File)

TOBATIMES.COM, Washington DC - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) merilis imbauan perjalanan terhadap warga AS untuk tidak bepergian ke Rusia. Imbauan perjalanan terbaru dari AS itu dirilis di tengah ketegangan yang memuncak di perbatasan Ukraina karena ancaman invasi oleh Rusia.

Seperti dilansir AFP, Senin (24/1/2022), dalam imbauan perjalanan yang dirilis Departemen Luar Negeri AS pada Minggu (23/1) waktu setempat, juga diperingatkan bahwa warga AS bisa menghadapi 'pelecehan' jika bepergian ke Rusia dan otoritas AS akan memiliki 'kemampuan terbatas' untuk membantu mereka.

"Jangan bepergian ke Rusia karena ketegangan yang berlangsung di sepanjang perbatasan dengan Ukraina," demikian bunyi imbauan perjalanan yang dirilis pemerintah AS.

"Warga (AS) yang berkunjung atau menetap di Rusia telah diinterogasi tanpa alasan, dan diancam oleh pejabat-pejabat Rusia dan mungkin menjadi korban pelecehan, perlakuan buruk dan pemerasan," imbuh imbauan perjalanan tersebut.

Secara khusus, imbauan perjalanan itu mencegah warga AS untuk bepergian ke area perbatasan Rusia-Ukraina.

"Situasi di sepanjang perbatasan tidak bisa diprediksi dan ada ketegangan yang meningkat," sebut imbauan perjalanan tersebut, sembari menyinggung soal pengerahan tentara Rusia dan latihan militer di dekat perbatasan.

Selain Rusia, Departemen Luar Negeri AS juga merilis imbauan perjalanan ke Ukraina. Setiap warga AS diimbau tidak melakukan perjalanan ke Ukraina untuk sementara waktu, karena ancaman invasi Rusia.

Otoritas AS juga memerintahkan keluarga para diplomatnya di Ukraina untuk meninggalkan negara tersebut di tengah 'ancaman berkelanjutan' dari invasi Rusia. Para staf non-esensial pada Kedutaan Besar AS di Kiev juga diizinkan pergi dari Ukraina secara 'sukarela'.

Tidak hanya itu, setiap warga AS yang ada di Ukraina juga diimbau untuk 'mempertimbangkan pergi sekarang' dari negara tersebut. Ditambahkan Departemen Luar Negeri AS bahwa pihaknya tidak akan mengevakuasi warga AS di Ukraina setelah terjadi potensi serangan oleh Rusia.

Rusia berulang kali menyangkal rencana untuk menginvasi Ukraina, negara tetangganya. Namun mengajukan persyaratan untuk de-eskalasi dengan menuntut jaminan agar NATO tidak melakukan ekspansi ke Ukraina dan menarik aliansi itu dari kawasan Eropa Timur.

Dikutip dari Detik.com