Cari

Danau Toba Kembali Renggut Nyawa, Patow Hutapea Tewas Tenggelam di Samosir

Posted 24-01-2022 10:33  » Team Tobatimes
Foto Caption: Korban tengah berada di Puskesmas Tuktuk Siadong dan telah dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (23/1/2022). (Tribun Medan)

TOBATIMES.COM, SAMOSIR - Danau Toba kembali merenggut nyawa wisatawan yang tengah asyik berenang.

Kini korbannya adalah Pantow Horas Hutapea (56).

Korban merupakan warga asal Kecamatan Tanjung Selor Bulungan, Kalimantan Utara.

Menurut polisi, kejadian nahas ini berlangsung pada Minggu (23/1/2022) sekira pukul 16.45 WIB.

Sebelum kejadian, korban dan kerabatnya menginap di Hotel Samosir Villa.

Saat itu, kakak kandung korban bernama Benny Hutapea (61) tengah berenang di Danau Toba.

Tak lama berselang, Benny Hutapea meminta tolong karena kelelahan.

Melihat sang kakak sudah ngos-ngosan, Pantow langsung melompat.

"Saat itu, sang kakak refleks menekan tubuh sang adik hingga tenggelam," kata Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Suhartono.

Karena Pantow tidak menggunakan life jaket, ia pun tenggelam di Danau Toba.

Saat itu, Benny yang masih ngos-ngosan berusaha menyelamatkan diri.

Beruntung, warga Tuktuk bernama Nangkok Sigiro saat itu melihat kejadian.

Nagkok yang menumpangi speed biat langsung melemparkan ban pada Benny.

Benny pun selamat. Nahas, sang adik bernama Pantow meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Puskesmas Tuktuk Siadong.

Kasus Serupa Sempat Terjadi

Kasus wisatawan tenggelam sempat terjadi beberapa waktu kemarin.

Namun, kejadiannya berlangsung di Desa Tambunan Lumban Gaol, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba menelan korban jiwa.

Sejumlah wisatawan, yang terdiri dari 3 bocah tewas tenggelam di lokasi wisata tersebut.

Menurut laporan polisi, ketiga korban masing-masing ARB (14) dan AS (9), keduanya kakak beradik warga Jalan Speksi No 72 Medan dan VS (11) warga Jalan Sidikalang Palipi, Kabupaten Dairi.

"Sebelum kejadian, ketiganya datang bersama keluarga untuk berwisata," kata Kapolsek Balige, AKP Agus Salim Siagian, Minggu (16/1/2022).

Di tengah kegembiraan keluarga berwisata, para orang tua meninggalkan anak-anaknya sendirian bermain di perairan Danau Toba.

Sekira pukul 16.00 WIB, ketiganya tiba-tiba saja tenggelam.

Para orang tua berusaha menyelamatkan anak-anaknya.

Namun, setelah berupaya membawa ketiganya ke daratan, mereka akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa ini sontak mengejutkan warga dan para wisatawan lain.

Belum ada penjelasan pasti, apakah ketiganya tenggelam karena terseret ombak kecil atau karena hal lain.

Setelah kejadian, jenazah 3 bocah tewas tenggelam itu dibawa ke RS Balige.

Para orang tua dan keluarga yang menyaksikan kejadian tersebut histeris.

Niat hati ingin berwisata dan berbahagia berubah menjadi duka.(tribun-medan.com)

Dikutip dari Tribun Medan