Cari

Pria Ini Tinggalkan Pekerjaannya Sebagai PNS dan Pilih Jual Daging Babi, Penghasilannya Fantastis

Posted 13-01-2022 13:36  » Team Tobatimes
Foto Caption: Padahal PNS, Pria Ini Tinggalkan Pekerjaannya dan Pilih Jual Daging Babi, Penghasilannya Fantastis.

TOBATIMES.COM - Gelarnya sarjana dan pernah bekerja sebagai PNS, tapi pria ini malah meninggalkan pekerjaannya dan lebih memilih jualan daging babi.

Keputusannya tersebut lantas mengundang kontroversi dari netizen.

Liao Lifeng lahir pada tahun 1991 di Distrik Liujiang, Kota Liuzhou, Provinsi Guangxi, Tiongkok.

Setelah lulus dari universitas dengan gelar Cumlaude, Liao Lifeng diterima sebagai pegawai negeri dan bekerja di Biro Industri dan Perdagangan Kota Liuzhou.

Pekerjaan seperti itu tentunya adalah pekerjaan impian banyak orang, tetapi bagi Liao Lifeng, hidup tidak begitu mudah.

Liao Lifeng harus menanggung utang besar setelah 2 kali gagal investasi.

Pertama pada tahun 2019, ia meminjam 800.000 yuan (kurang lebih Rp 1,7 miliar) kepada seorang teman untuk investasi.

Namun ternyata teman ini secara ilegal meminjam uang dari pinjaman online.

Setelah itu, Liao Lifeng meminjam 1,2 juta yuan (kurang lebih Rp 2,6 miliar) untuk berinvestasi di real estat, tetapi kembali gagal.

Secara total, Liao Lifeng harus menanggung utang sebesar 2 juta yuan (lebih kurang Rp 4,4 miliar).

Pada tahun 2020, Liao Lifeng terus menerima telepon dari penagih utang, kartu kredit dan kartu bank-nya berhenti berfungsi.

Pada tanggal 4 Januari 2020, Liao Lifeng memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri sebagai PNS.

Setelah itu, ia menjalani sejumlah pekerjaan seperti ngojek dan menjual mie bekicot, tetapi penghasilannya terlalu rendah sehingga ia harus menyerah.

Di titik terendah hidupnya, dia bahkan berpikir untuk menceraikan istrinya agar istrinya tidak terbebani olehnya.

Kemudian, seorang teman membawa Liao Lifeng ke bisnis daging babi.

Teman ini hanya satu tahun lebih tua dari Liao Lifeng, tetapi memiliki 12 tahun pengalaman dalam binis ini.

Tahun lalu, teman ini memperoleh lebih dari 700.000 yuan (lebih dari Rp 1,5 miliar), sehingga membuat Liao Lifeng iri dan juga kagum.

Pada akhirnya, Liao Lifeng memutuskan untuk memasuki bisnis daging babi.

Dia pun berubah dari seorang pria pemegang pena, kini menjadi pria pemegang pisau.

Ketika Liao Lifeng berbicara tentang berhenti dari pekerjaannya sebagai PNS untuk menjual daging babi, sebagian besar orang di sekitarnya, terutama orangtuanya, sangat keberatan.

Orangtua Liao Lifeng adalah petani dan harus bercocok tanam dan memelihara babi untuk memberi makan anak-anak mereka.

 Di alam bawah sadarnya, kembalinya Liao Lifeng untuk menjual daging babi tidak berbeda dengan usahanya sebelumnya.

Namun, Liao Lifeng bertekad untuk menempuh jalan ini.

Selama setengah tahun berikutnya, Liao Lifeng hanya bisa tidur 2-3 jam sehari.

Dia menjual barang-barang sampai jam 12 siang, kemudian bersih-bersih dan istirahat sampai sekitar jam 3 sore, pergi ke rumah jagal pada pukul 15.30 dan kembali ke pasar pukul 5 sore untuk melanjutkan persiapan jualan.

Jika dia datang terlambat, Liao Lifeng mungkin tidak dapat memilih daging babi yang bagus dan itu akan mempengaruhi keuntungan hari itu.

Liao Lifeng bukanlah orang pertama atau satu-satunya yang menjual daging babi.

Di lingkungan tempat tinggalnya, ada lebih dari 20 toko daging babi dan semuanya adalah pedagang kawakan.

Tapi Liao Lifeng beruntung. Banyak orang telah mendengar cerita tentang dia yang berhenti dari pekerjaannya sebagai PNS untuk menjual daging babi.

Mereka datang untuk mendukung Liao Lifeng.

Foto dan video dirinya muncul di media sosial.

Sekarang, keuntungan bulanan Liao Lifeng bisa mencapai 30.000 yuan (setara Rp 67 juta), jauh lebih tinggi daripada gaji seorang PNS.

Liao Lifeng juga membuka toko online dan menjual produk tambahan seperti bacon dan sosis yang semuanya sangat mahal.

Dengan pendapatannya ini, Liao Lifeng berharap segera melunasi semua hutangnya untuk memulai hidup baru.

Setelah cerita Liao Lifeng diposting di media sosial dengan cepat menjadi terkenal dan menerima komentara beragam.

Banyak netizen bercanda bahwa mereka akan berhenti dari pekerjaan mereka dan kembali ke kampung halaman untuk jual daging babi dan menjadi kaya.

Sebaliknya, banyak juga yang percaya bahwa tidak semua orang yang berjualan daging babi bisa sesukses Liao Lifeng, karena setiap profesi ada kesulitannya, tidak semua orang bisa mengatasinya.

Untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi, Liao Lifeng juga harus memperdagangkan banyak hal.

Jadi bukanlah pekerjaan impian yang diinginkan semua orang.

Dikutip dari Tribun Medan