Cari

Pelaku Teror Peti Mati Pilkades Paropo Ditangkap, Pelaku Ternyata Korban Sendiri

Posted 07-12-2021 10:06  » Team Tobatimes
Foto Caption: Kolase Pelaku dan Peti Mati Yang Dikirim Pelaku

TOBATIMES, SIDIKALANG - Kasus teror peti mati di Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi, Sumatera Utara terungkap sudah. Pelakunya merupakan salah satu dari korban.

Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman mengatakan, penyelidikan sudah di tingkatkan ke penyidikan dan merupakan murni pidana umum.

“Pelaku dengan sengaja menyebarkan berita bohong, menyebabkan keonaran di kalangan masyarakat,” Kata Wahyudi, Senin (6/12/2021).

Kapolres mengaku serius mengungkap kasus ini setelah mendapat laporan dari korban

14 saksi dimintai keterangan termasuk keluarga korban.

Polisi juga berkoordinasi dengan penyedia layanan telepon selular.

“Pelakunya adalah yang tercantum dalam salib inisial WS, yang memesan adalah WS sendiri,” ujar Kasat Serse Polres Dairi, AKP Rismanto Purba.

WS (35), adalah warga dusun II Siharakka Desa Paropo Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi. WS salah satu dari nama yang tertera di salib peti mati.

Baca Juga Polres Dairi Ungkap Pengirim Peti Mati di Paropo, Pelaku Kecewa Kades Pilihannya Tak Terpilih

Motivasinya dikatakan karena pelaku sedikit kecewa dengan warga di desa itu, menurutnya keluarga banyak tidak mendukung kepala desa pilihannya sehingga memposisikan diri sebagai korban.

Pelaku diamankan pada Minggu 5 Desember 2021 kemarin dari kediamannya.

Tersangka dinilai ingin menarik perhatian dari masyarakat dengan membuat kegaduhan.

Atas perlakuannya tersangka dikenakan pasal 14 ayat 1 UU nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Pendeta Esron Marpaung selaku tokoh agama menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kekondusipan di Kabupaten Dairi.

”Kami himbau kepada masyarakat agar jangan resah dan jangan khawatir kita serahkan semua kepada penegak hukum,” ujar Esron Marpaung.

Esron memberikan apresiasi kepada Kepolisian Resort Dairi karena sudah mengungkap kasus yang sempat membuat keresahan di masyarakat.

Sebelumnya pada 29 November 2021 lalu masyarakat Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi di Kejutkan dengan teror kiriman 2 buah peti mati bersama salib, bertuliskan tiga nama warga setempat yang masih hidup

Dikutip dari enkitapost