Cari

Tersinggung Dilarang Karaoke di Warung Tuak, Firman Ginting Tewas Ditikam

Posted 02-12-2021 13:33  » Team Tobatimes
Foto Caption: KORBAN PEMBUNUHAN: Firman Ginting korban pembunuhan dibawa ke Puskesmas Mardingding untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Medan dikawal personel Reskrim Polsek Mardingding, Selasa (30/11/2021) malam.

TOBATIMES, KARO - Firman Ginting (47) tewas ditikam JT (28) warga Dusun Sumbekan Desa Lau Pengulu, Kecamatan Mardingding, Karo, Selasa (30/11/ 2021).

Kapolsek Mardingding Iptu Donal Tambunan, didampingi Kanit Reskrim Ipda Regen Manik ketika dikonfirmasi harianSIB.com, Rabu (1/12/2021), membenarkan terjadinya pembunuhan Firman Ginting warga Sumbekan tersebut.

Disebutkan, kejadian itu berawal dari pelaku JT bersama rekan-rekannya minum - minum tuak di kedai milik Muatsa Tarigan yang merupakan abang kandung pelaku sambil bernyanyi karaoke.

Sebelum kejadian, pemilik kedai tuak mengingatkan pelaku dan rekan-rekannya untuk tidak bernyanyi, karena ada tetangga yang tidak senang yang tak lain korban. Atas pemberitahuan abang kandung pelaku tersebut, JT merasa tersinggung dan kembali ke rumah mengambil sebilah pisau dan mendatangi korban yang sedang duduk di kedai kopi di depan kedai tuak tempat pelaku dan rekan rekannya minum tuak.

"Tersangka langsung mendatangi korban dan melakukan penusukan ke arah dada dan perut korban secara berulang-ulang. Kemudian tersangka melarikan diri," kata Donal Tambunan.

Melihat kejadian tersebut, masyarakat yang berada di sekitar kejadian langsung menolong korban dan membawa ke Puskesmas Mardingding. Setibanya di Puskesmas Mardingding, korban sudah meninggal dunia dengan kondisi usus keluar akibat luka tusuk pada bagian perut sebelah kanan. Juga terlihat luka tusuk pada dada sebelah kiri, dada bagian depan, perut sebelah kanan dan tangan sebelah kiri.

"Malam itu juga, tersangka diamankan beserta barang bukti sebilah pisau untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut di Medan untuk otopsi," kata Donal. 

Dikutip dari Harian SIB