Cari

Jalan Penghubung Tiga Desa Nyaris Putus, Pemerintah dan Warga Tanahpinem Buat Jembatan Darurat

Posted 16-11-2021 12:33  » Team Tobatimes
Foto Caption: JEMBATAN DARURAT: Jalan penghubung desa di Kecamatan Tanah Pinem nyaris putus, pemerintah kecamatan dan warga buat jembatan darurat. Terlihat anak sekolah gunakan sepeda motor melintas dari jembatan darurat. Foto dipetik beberapa waktu lalu. Foto/SIB Camat Tanah Pinem

TOBATIMES, SIDIKALANG - Jalan penghubung Desa Kutabuluh dengan Desa Kutagamber dan Desa Lauprimbon di Kecamatan Tanahpinem, Dairi nyaris putus. Pemerintah kecamatan bersama warga buat jembatan darurat.

Camat Tanahpinem, Sion Sembiring, Minggu (14/11) mengatakan, jalan yang menghubungkan Kutabuluh dengan Desa Kutagamber, Kempawa dan Desa Lauprimbon itu kondisinya memprihatinkan. Apa lagi, hujan deras mengguyur daerah itu pada Kamis (11/11), mengakibatkan badan jalan di beberapa titik rusak akibat tergerus air.

"Ada sekitar lima lokasi badan jalan rusak akibat curah hujan tinggi. Paling parah berada di Dusun Liren, Desa Kutagamber. Dimana badan jalan sempat tidak bisa dilalui kendaraan roda empat," ucap Sion.

Di Dusun Liren, badan jalan hanya tinggal kurang lebih satu meter, dimana gorong-gorong badan jalan rusak tergerus air. Sebelumnya, juga badan jalan itu sudah pernah rusak dan dilakukan perbaikan secara gotong-royong.

Kerusakan jalan tersebut sudah disampaikan kepada BPBD dan Dinas PUTR Dairi agar segera dilakukan perbaikan dan perwakilan BPBD sudah melakukan survey lapangan.

Pihaknya meminta bantuan swasta bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk bergotong-royong membuat jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa dan kayu bulat. "Kamis sore akses tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda empat," ucapnya.

Jalan tersebut rawan langsor, sehingga perbaikan sudah diusulkan ke BPBD Dairi. Selanjutnya BPBD Dairi mengusulkan perbaikan jalan tersebut ke BNPB. "Perbaikan jalan tersebut direncanakan tahun 2022," ucap Sion Sembiring.

Dikutip dari Harian SIB