Cari

Kapal Antik Gok Nauli, Sukses Arungi Danau Toba, Berikut Fasilitas yang Dihadirkan

Posted 11-11-2021 14:03  » Team Tobatimes
Foto Caption: Kapal Gok Nauli Berkapasitas penumpang 30 orang.

TOBATIMES, TOBA - Satu unit kapal yang diberi nama Gok Nauli, menambah armada perkapalan di Danau Toba.

Kapal ini milik marga Butar-butar asal Desa Gopgopan Kecamatan Uluan Toba, Kabupaten Toba. 

Gok Nauli, berasal dari Bahasa Batak Gok berarti banyak dan Nauli berarti indah.

Namun, dalam pengertian Batak Gok Nauli bukanlah sekadar seperti terjemahannya, banyak yang inda

Begitulah kapal tersebut diharapkan bagi pemiliknya dan membawa keberuntungan.

Kapal ini keluar dari galangannya setelah produksi sekitar 1 tahun di desa Goggopan Kecamatan Uluan, Toba. 

Proses produksi kapal ini terbilang unik, dan ini merupakan produksi ke tiga.

Sebelumnya dua kali gagal produksi karena tidak sesuai keinginan pemilik.

Awalnya kapal ini di bangun di Samosir dengan arsitek kapalnya berasal dari Samosir.

Tapi akhirnya dibongkar karena tidak sesuai.

Yang kedua dibangun di Porsea dengan material yang sama dan Arsitek asal Porsea.

Kemudian, dibongkar kembali karena tidak cocok.

Kapal teresebut berhasil dintangan marga Butar-butar yang juga penduduk Desa Goggopan. 

Dengan bahan awal kapal kayu wisata yang dibongkar bodynya dan diganti dengan bahan plat fiber campur aluminium, sang arsitek mulia bekerja. 

Sesuai pengakuannya, desain kapal ini dia desain sendiri dengan modal searching di internet dan menemukan 5  jenis kapal mewah terbaik di dunia, dan kemudian dia memindahkan desain itu dan mewujudkan desainnya kedalam bentuk kapal yang sekarang.

Kapal ini dikerjakan selama setahun lebih dan dijamah tangan dingin arsitek lokal dan material dari Medan.

Untuk mesin kapal sendiri menggunakan mesin truck Mitsubishi yang biasa digunakan kapal kapal kayu yang berlayar di Danau Toba. 

Jadi tidak menggunakan mesin tempel yang bisa dipacu cepat seperti kapal cepat di laut.

Memang sesuai keinginan owner juga kapal ini hanya untuk keliling Danau Toba  dan bisa irit biaya bahan bakar.

Kedepan akan ditawarkan kepada wisatawan dengan sistem charter.

Cocok digunakan untuk makan siang di atas kapal, meeting maupun wisata keluarga atau corporate.

Kapasitas penumpang 30 orang. 

Kapal ini telah sukses uji coba pelayaran dari Parapat ke Balige.

Sedangkan pengurusan perizinan sesuai standar syahbandar pelayaran Danau Toba masih dalam proses.

Dikutip dari Tribun Medan