Cari

Anak ABG Video Call Dan Kirim Foto Syur Lewat HP, Pak RT Jadi Tersangka

Posted 08-11-2021 09:33  » Team Tobatimes
Foto Caption: Tersangka diamankan Polisi

TOBATIMES.COM, SIANTAR - Foto syur yang memperlihatkan bagian tubuh yang terlarang dari SIS (16) beredar via handphone (Hp).  Dari foto yang tersebar itu terkuak hubungan terlarang SIS dengan seorang pria yang merupakan tetangganya, yang menjabat sebagai Ketua RT, Sumiadi (53).

Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Edi Sukamto SH MH menerangkan, keluarga mengetahui keberadaan foto tersebut setelah ibu kandung SIS, yakni K (42) diberitahu salah seorang tetangganya, di Jalan Medan, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Berawal Rabu (3/11) sekira pukul 13.00 WIB, K sedang duduk di depan warung miliknya. Tak lama, datang salah seorang tetangga menemuinya.

“Ada yang mau kubilang samamu,” kata tetangga tersebut.

“Apa itu?” tanya K.

“Tentang anakmu lah,” jawabnya.

“Tapi aku takut nanti kau marah,” sambungnya.

“Nggak apa-apa, bilang aja,” tukas K.

“Anakmu buat foto bugil. Kalau nggak percaya, nanti saya kasih tunjuk fotonya,” sebut si tetangga.

Lalu tetangga tersebut mengambil Hp dan menunjukan foto syur putri K, yakni SIS.

K sangat terkejut. Lalu ia berlari menuju kediaman nenek SIS dan menunjukkan foto tersebut.

Menjelang sore, atau sekitar pukul 15.00 WIB, K pulang. Di rumah, ia melihat SIS sedang video call dengan seorang pria.

Melihat ibunya dating, SIS terkejut, dan langsung menghentikan video call serta memadamkan Hp-nya.

“Itu siapa?” tanya K.

“Nggak ada,” elak SIS.

Namun K terus mencecarnya dengan pertanyaan. Hingga kemudian SIS menangis. Karena SIS menangis, K meninggalkan putrinya seorang diri.

Malamnya, sekira pukul 20.00 WIB, kembali K mencecar SIS.

“Videomu itu dikirim sama siapa?” tanya K.

Dengan takut-takut, SIS mengaku video tak senonoh itu ia kirimkan kepada Sumiadi, tetangga mereka.

Betapa berang K. Ia langsung berkomunikasi dengan keluarganya. Hingga kemudian, keesokan harinya, Rabu (4/11) sekira pukul 11.00 WIB, keluarga SIS mengamankan Sumiadi. Selanjutnya, pria yang juga berprofesi sebagai tukang pijat itu diserahkan ke Polres Pematangsiantar.

Sumiadi dikenakan Pasal 82 ayat (1) Undang-undang (UU) No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dikutip dari Newscorner.id