Cari

Kapolda Metro: Saya Blender Kepalanya Sekalian

Posted 01-11-2021 22:58  » Team Tobatimes
Foto Caption: MERESPON: Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran merespons arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal ‘tidak bisa bersihkan ekor, kepala akan dipotong’ ketika ditanya wartawan di sela-sela pembukaan ‘Kapolda Cup 2021’ di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/10). Foto: Detikcom/ Yogi Ernes)

TOBATIMES.COM, MEDAN - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran merespons arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal 'tidak bisa bersihkan ekor, kepala akan dipotong'. Fadil mengatakan arahan itu harus disikapi dengan serius oleh semua jajaran Polri.

Untuk kalangan internal Polda Metro Jaya, Fadil menyebut pengawasan terhadap anggota akan ditingkatkan. Sanksi tegas kepada pimpinan yang tidak bisa menjaga dan membina anggota di lingkungan Polda Metro Jaya pun akan diberikan.

"Saya bilang tadi sama Pak Dirlantas, Pak Kapolri sudah memerintahkan, kalau tidak mau memotong ekornya yang busuk, kepalanya saya potong. Kalau saya, saya tambahkan, saya blender kepalanya sekalian yang busuk itu," kata Fadil di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/10).

Fadil menyampaikan pernyataan tersebut kepada jajarannya dalam rangka kegiatan Kapolda Cup 2021. Dia meminta semua anggota Polda Metro Jaya memiliki tanggung jawab dalam menjaga nama baik institusi.

Mantan Kapolda Jatim ini pun meminta kepada semua direktur, kapolres, dan kepala satuan di Polda Metro Jaya untuk aktif dalam memberikan pembinaan kepada anggotanya. Para pimpinan, kata Fadil, harus mampu meningkatkan kemampuan anggota di pelbagai bidang.

"Semua harus ikut. Latih anggota, awasi anggota, dan siapkan anggota, asah anggota kemampuannya, turun lapangan, dan sebagainya," tutur Fadil.

Menurut Fadil, kesalahan anggota tidak lepas dari pembinaan pimpinannya. Karena itu, seorang pimpinan harus memberikan pembinaan yang tegak lurus kepada bawahannya.

"Kalau salah anggota, ya salah kamu. Berarti kamu tidak lakukan pembinaan yang memadai. Makanya kita harus tegak lurus dengan yang diarahkan pimpinan dan apa yang dimaui masyarakat agar Polda Metro Jaya berjaya di lapangan," tutur Fadil.

"Guyub rukun terus kita kembangkan, skill kemampuan kita terus asah. Tidak alasan kita sibuk di Jakarta ini," tambahnya.

Jangan ke Salon Aja

Irjen Fadil Imran juga memberi kritik menohok kepada Polwan. Fadil berharap Polwan tidak hanya jago bersolek, tetapi juga kuat secara fisik.

Hal itu diungkapkan Fadil Imran di sela-sela pembukaan 'Kapolda Cup 2021', perlombaan bagi internal jajaran Polda Metro Jaya. Ketangkasan dalam berkendara hingga menembak di antaranya yang diperlombakan dalam kegiatan ini.

Kapolda Cup 2021 diisi dengan sejumlah perlombaan, mulai sepakbola pria dan wanita, ketangkasan berkendara, judo, hingga menembak. Puncak acara Kapolda Cup adalah pada 6 Desember 2021.

Bukan hanya polisi laki-laki, Polisi Wanita (Polwan) pun ikut serta dalam lomba ini. Irjen Fadil berharap, dengan adanya perlombaan ini para Polwan bisa hebat dalam segala hal.

"Dimulai dari sekarang ini, kita buat lomba-lomba, termasuk Polwan saya suruh main bola supaya jangan ke salon saja kerjaannya," ujar Fadil Imran sambil berseloroh.

Fadil Imran berharap Polwan juga kuat secara fisik agar bisa menghadapi musuh dan memimpikan Polwan kembali ke era kejayaan.

"Ya, Polwan jago fisiknya, kuat, ada musuh dia bisa banting di jalan. Jago naik motor, nembak, dia hebat. Saya ingin Polwan kembali ke masa jayanya," ujarnya.

Fadil kemudian bicara mengenai kemampuan anggotanya. Menurutnya, seorang polisi harus terus diasah dan dilatih dan dikompetisikan agar kemampuannya semakin meningkat.

"Di tangan komandan-komandan ini, para direktur, para kasubdit, para kanit ini mulai kita kompetisikan. Disiplin ini bukan di omongan, tapi disiplin itu dengan tindakan. Kemampuan itu bukan dengan omongan. Kemampuan itu harus dilatih, diasah, dipertandingkan," tuturnya. 

Dikutip dari Harian SIB