Cari

Narkoba Marak di Kabupaten Toba, Jaksa Blender Sabu di Kantornya

Posted 27-10-2021 00:21  » Team Tobatimes
Foto Caption: Kejari Toba blender sabu yang merupakan barang bukti kejahatan di kantornya, Selasa (19/10/2021).(TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI)

TOBATIMES.COM, TOBA Kasus narkoba begitu marak di Kabupaten Toba. Tercatat, ada 42 perkara dari 121 pekara yang ditangani Kejari Toba.

Menurut Kepala Kejari Toba, Baringin Pasaribu, 121 perkara itu merupakan hasil penanganan kasus medio Januari hingga Oktober 2021. 

Seluruh perkara tersebut terbagi menjadi 3 bagian, yakni; tindak pidana narkotika, keamanan negara dan ketertiban umum (Kamnegtibum), serta pidana orang dan harta benda (Oharda). 

Agar barang bukti (barbuk) kasus tidak disalahgunakan dan hilang, Kejari Toba melakukan pemusnahan di kantornya. 

Terlihat, barang bukti ditempatkan di atas meja dan sebagian lagi ditaruh di atas terpal.

Barang bukti berupa narkotika dimasukkan ke dalam blender yang sudah terisi dengan air lalu dibuang.

Sementara barang bukti benda tajam dipotong-potong.

“Dapat kami sebutkan untuk narkotika jenis sabu-sabu ada 36 perkara, untuk jenis ganja ada 3 perkara, dan untuk jenis pil ekstasi ada 3 perkara. Maka, total untuk perkara narkotika ada 42 perkara,” ungkap Baringin, Selasa (19/10/2021).

Untuk perkara kamnegtibum ada 56 perkara dan perkara oharda ada 23 perkara.

"Adapun pemusnahan barang bukti, kita mengundang pihak pengadilan, Dinas Kesehatan, Rutan, Balai POM, Polres, dan perwakilan masyarakat,” sambungnya.

Selain narkotika dan benda tajam, sejumlah barang bukti lainnya jug turut dihadirkan dan dibakar di tong yang sudah disediakan.

Dikutip dari Tribun Medan