Cari

Mayor Jenderal Van Ham, Jenderal Belanda Korban Serangan Mendadak Kerajaan Mataram

Posted 18-10-2021 12:16  » Team Tobatimes
Foto Caption: Mayor Jenderal Van Ham

Mayor Jenderal Van Ham, Jenderal Belanda yang Tewas di Lombok
..............

Lahir di Breda, Belanda dengan nama Petrus Paulus Hermanus Van Ham pada 10 Februari 1839. Van Ham memiliki karir yang sangat baik sejak masuk dunia militer di usia 17 tahun. Ia mendapatkan kenaikan pangkat dan bergabung dengan KNIL pada tahun 1861.

Pada tahun 1894, Belanda tiba di Lombok dengan misi untuk menaklukkan Kerajaan Mataram. Dalam buku yang ditulis W. Cool berjudul De Lombok Ekspedisi, Pemerintah Belanda mengirimkan sebuah ekspedisi dibawah pimpinan dua orang jenderal, yaitu Jenderal Vetter dan Jenderal Van Ham.

Ekspedisi itu melibatkan 7 kapal perang, 12 kapal angkut, 3 batalion infanteri, dan 1 skuadron kavaleri. Kekuatannya mencapai kurang lebih 4.400 orang. Van Ham dan pasukannya tiba di Lombok melalui pelabuhan Ampenan pada tanggal 5 Juli 1894 dan mendirikan perkemahan di sekitar Puri Cakranegara.

Segera keadaan semakin memanas. Raja Mataram IV, AA Gde Ngurah Karangasem tidak tinggal diam. Ia memerintahkan patihnya untuk memobilisasi pasukan. Perang tak terelakkan.

Van Ham

Puncaknya pada tanggal 26 Agustus 1894. Pasukan Mataram menyerbu kamp Belanda pada malam hari. Belanda yang tidak mengira akan diserang mencoba memberikan perlawanan. Akibat peristiwa itu, ratusan orang tewas, termasuk Mayor Jendral Van Ham sendiri dan calon menantunya yang bernama Letnan Musquetier (tewas dalam penyergapan di Desa Gelogor). Sementara Jenderal Vetter berhasil melarikan diri.

Jenderal Van Ham dimakamkan di dekat Pura Karang Jangkong, Mataram. Ia dimakamkan berdampingan dengan Letnan Musquetier dan perwira/prajurit Eropa lainnya. Makamnya hingga kini masih terawat dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah Lombok.