Cari

Sering Dipermalukan Saat Tagih Uang Kos, Rohayani Purba Bantai Istri Sekda Pematangsiantar

Posted 02-03-2021 22:55  » Team Tobatimes
Foto Caption: Rohayani br Purba alias Gea (33) tersangka kasus pembunuhan Riamsah br Nainggolan (72)

PEMATANGSIANTAR - Merasa malu dan kesal karena kerap ditagih uang kos sambil marah-marah, Rohayani br Purba alias Gea (33) nekat menghabisi nyawa ibu kos-nya, Riamsah br Nainggolan (72). Korban merupakan istri mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Tagor Batubara.

Gea ditangkap Tim Opsnal Jantanras Polres Pematangsiantar dan Opsnal Subdit III Jatanras Polda Sumut, di Medan, Selasa (2/3/2021) sekitar pukul 12.15 WIB.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Hadi Wahyudi SIK SH yang dihubungi sore tadi menerangkan, pelaku ditangkap di Medan, dan sudah dibawa ke Polres Pematangsiantar. Diterangkannya, penangkapan bermula setelah Tim Opsnal menerima informasi yang menyebutkan tersangka sedang berada di Jalan Gatot Subroto Medan Petisah. Atas informasi tersebut, petugas langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan.

Oleh petugas, tersangka yang merupakan warga Tanjung Maria Nagori Sigodang Barat, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun itu terlihat sedang makan di dalam warung AJJAH di kawasan Petisah. Tersangka pun
langsung diamankan.

“Selanjutnya dibawa ke Polres Pematangsiantar untuk diserahkan ke penyidik Sat Reskrim,” tukasnya.

Ditambahkannya, tersangka telah mengakui perbuatannya menghabisi nyawa ibu kos. Alasannya, ia merasa malu sebab korban selalu mempermalukan dirinya di depan umum. Korban, katanya, kerap menagih uang kos sambil marah-marah di depan teman-teman kos lainnya

“Pelaku merasa malu dan sakit hati,” tandasnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti uang tunai Rp114 ribu, 2 unit handphone, dan simcard.

 

Riamsa boru Nainggolan (73) istri mantan pejabat (Sekda Siantar) yang ditemukan tews di gudang rumahnya, di Jalan Medan Area, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat pada Sabtu (27/2) kemarin.

Terhadap jenazah Riamsa telah dilakukan Tim Forensik dan Instalasi Jenazah Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Djasamen Saragih Kota Siantar, Minggu (27/02/2021).

Kepala Unit Instalasis Jenazah dan Forensik RSU Dr Djasamen Saragih, dr Reinhard JD Hutahaean pada Senin (1/3) kepada Newscorner.id menyatakan di tubuh Riamsa ditemukan cedera (luka) akibat benda tajam dan benda tumpul.

“Korban mengalami kekerasan tajam dan kekerasan tumpul pada bebrerapa bagian tubuh yang mengakibatkan kematian. Itu saja sementara yang bisa aku sampaikan ya Laeku. Soalnya masih dalam sidik Polres. Beberapa hal terkait bagian mana yang mematikan, terkait bentuk dan jenis sumber trauma/kekerasan, terkait lama kematian dll, gak bisa aku ungkap, supaya tidak mengganggu proses penyidikan. Tapi yang jelas bahwa terkait dengan fakta hasil autopsi, luka-luka (bentuk luka dan distribusi luka) yang diderita korban tidak wajar dan masuk kategori Homicide (pembunuhan),” sampainya

Dikutip dari Newscorner.id